In My Memory

20 Agu

In my Memory

Title:In my Memory.

Author:Hyebaby.

Cast:Kim Myungsoo a.k.a. Myungsoo/L [INFINITE]

Kang Seulgi a.k.a. Seulgi [RED VELVET]

Other Cast:Infinite Member.

Red Velvet Member.

Leght:Ficlet (749 Words).

Rating:PG-15.

Genre:Romance, Sad, Hurt/Comfort, Slice of live.

Disclaimer:RCL Please, don’t bash, don’t plagiat. Enjoy this story, sorry for the typo (s).

FF ini sebelumnya pernah dipublish di WP pribadi Author.

-Even when you look at the sky there is nothing you remember about me-

Seulgi asyik memandang langit yang berubah warna menjadi oranye saat matahari mulai tenggelam. “Kang Seulgi!Kang Seulgi!”Seru Joohyeon sambil berlari keatas menuju kearah atap tempat dimana Seulgi berada.

“Seulgi-ya!Sampai kapan kau mau berada diatap terus?”Tanya Joohyeon sambil menepuk bahu Seulgi, Seulgi yang terkejut hampir melompat kearah Joohyeon namun ia segera menoleh.

“Kau mau sampai kapan ada disini?Kita bertiga sudah menunggumu dibawah!”Ujar Joohyeon, Seulgi hanya tersenyum tipis. “Aku sudah selesai, kajja!”Ajak Seulgi, Joohyeon mengangguk. Ia dan Seulgi segera pergi menuju kebawah.

When you feel it doesn’t mean happiness comes true

Unnie, Kau ingat dia?”Tanya Sooyoung sambil menunjukkan sebuah foto, Seulgi termenung. “Aku ingat…”

Seulgi masih termenung sambil menatap lekat-lekat foto itu, ingatannya yang hilang kembali dan itu membuat hatinya terasa sakit. “Eh, mianhe Unnie, jeongmal…”Ujar Sooyoung melihat air mata Seulgi yang hampir jatuh. “Ah, anni gwechanayo.”Sela Seulgi sambil menghapus air matanya.

Ia berbohong bahwa ia baik-baik saja, saat melihat foto itu sama saja dengan mengembalikan ingatan pedih tentang dirinya dan Myungsoo.

“Sudahlah, kita bicarakan hal lain saja.”Ujar Wendy sambil tersenyum, Seulgi mengangkat wajahnya lalu ia megangguk dan tersenyum tipis.

Tetapi, pikiran Seulgi masih tertuju kepada kenangannya dulu bersama Myungsoo. Apakah Myungsoo masih mengingatnya?Apakah hati Myungsoo masih untuk dirinya?Apakah dalam pikiran Myungsoo masih ada dirinya?Seulgi tak bisa menebaknya ia juga tidak bisa berharap.

Ia tak ingin kejadian 3 tahun lalu terulang lagi…

Flashback.

“Aku harap kau tidak sedih atau marah kepadaku.”Ujar Myungsoo pelan, Seulgi hanya menatap Myungsoo.

“Sebelumnya, apa aku boleh bertanya?”Tanya Seulgi, Myungsoo mengangguk. “Kenapa Oppa bersikap sangat dingin akhir-akhir ini?”Tanya Seulgi lagi. Myungsoo menghela napas, “Itu berhubungan dengan apa yang mau aku bicarakan, Seulgi-ya.”Jawab Myungsoo. Seulgi hanya mengangguk mengerti.

“Aku rasa…aku akan berhenti disini, maksudku semua sudah cukup disini saja…”Ujar Myungsoo, Seulgi terkejut. Ia mendongak dengan tiba-tiba dan air mata mengalir disudut matanya.

“Wae?”Tanya Seulgi lirih, “Apa salahku?”

“Itu bukan salahmu, jinjja. itu salahku…salahku yang tidak mencintaimu lagi.”Jawab Myungsoo pelan, Seulgi terdiam sambil berusaha menyeka air matanya.

“A…aku juga tidak mencintaimu lagi Oppa. Aku…aku bisa mengerti!”Serunya sambil berdiri dengan tangis yang masih ditahannya, Myungsoo mengangkat wajahnya lalu ia ikut berdiri.

“Kalau begitu bagus. Tidak ada yang tersakiti dan kita akan mudah melepas satu sama lain…”Ujar Myungsoo lirih, Seulgi terdiam lalu ia berlari menjauhi Myungsoo.

Seulgi salah bila ia bilang benar, ia bohong. Ia masih mencintai Myungsoo…

Flashback End.

Hari demi hari berlalu, Seulgi masih melakukan kebiasaannya, berdiri diatas atap dan memandang langit setiap matahari terbenam. Itu hal yang biasa ia lakukan dengan Myungsoo, melakukan itu lagi rasanya sangat sulit dan sakit tapi Seulgi tahu ia harus bisa melawan perasaan sakitnya ini dan memulai hidup baru tanpa Myungsoo.

Even when we meet again, like we did not recognize each other-

Hari itu, Seulgi pergi menuju ketaman yang biasa ia kunjungi. Ia sudah bosan untuk melakukan kebiasaannya diatas atap terus-menerus maka ia memutuskan untuk berjalan-jalan.

Dan sekali lagi, pilihannya salah. Taman ini selalu mengingatkannya akan kenangannya dengan Myungsoo dulu.

Flashback.

“Itu Oppa!Bunga itu indah sekali!”Seru Seulgi sambil menunjuk sebuah bunga anggrek di sebuah toko bunga yang ada di Taman tempat mereka biasa berkunjung bersama. “Aku ingin itu!Belikan aku itu!”Rajuk Seulgi mulai menunjukkan sisi manjanya.

Myungsoo menatap Seulgi lalu ia tersenyum, ia membelai rambut Seulgi halus. “Aku akan membelikannya untukmu. Kajja!”Ajak Myungsoo sambil menarik tangan Seulgi.

Myungsoo membelikan bunga anggrek itu untuk Seulgi, ia sangat senang melihat Seulgi bahagia. “Wah…Gomawo Oppa!”Serunya senang, Myungsoo hanya mengangguk sambil tersenyum.

Flashback End.

Seulgi duduk disalah satu bangku taman didekatnya, ia lalu termenung. Karena tak ingin memikirkan hal itu terus, Seulgi memilih untuk pergi dari taman itu dan pulang. Namun, hal buruk kembali menimpanya…ia melihat Myungsoo.

Tapi, apa yang membuat hati Seulgi sakit adalah saat Myungsoo merangkul seorang yeoja dan mereka tertawa-tawa bersama. Persis seperti saat Seulgi masih bersama Myungsoo dulu.

Tiba-tiba, arah mata Myungsoo tertuju pada Seulgi dan Seulgi hanya menatapnya sedih. Myungsoo hanya menatap Seulgi pasrah lalu ia kembali bersama yeoja yang ada dirangkulannya itu.

Seulgi terdiam lalu ia berjalan meninggalkan Myungsoo dan yeoja itu, “Semoga kau bahagia, Kim Myungsoo…”

END

What is this?hehehe…FF Ficlet pertamaku, sebenarnya ini bukan Ficlet sih FF ini agak lebih panjangan dari Ficlet tapi yah…kuanggap aja Ficlet deh gakpapa#Plak!

Oke deh, RCL please i need your review 🙂 Hope u all like it, anyeong!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: